Seperti Kereta Api.

By Indriyani Tanoyo 





Perjalanan panjang hari ini akan ia lalui. Dari ujung ke ujung Pulau Jawa dengan menggunakan transportasi yang memiliki relnya sendiri. 

Tuut, tuuut, tuuut. 
Kereta api. 

Baginya ini akan menjadi perjalanan panjang yang luar biasa. Melalui stasiun-stasiun dan akan berhenti di salah satunya sebelum tujuan akhir. Atau mungkin ia akan menemukan hal-hal yang sebelumnya tidak dapat diprediksi. 

Kereta mulai melaju. Ia duduk di bangku tengah di salah satu gerbong kereta tersebut. Posisi yang nyaman menurutnya. 

Sambil menikmati pemandangan, ia mulai terbawa pikirannya untuk melamun kemudian merenung. Perjalanan hidup ini panjang, seperti perjalanan kereta api yang ia tumpangi.

Saat lahir, kita seperti naik kereta api bersama dengan orangtua kita. Saat itu kita yakin bahwa kita akan selalu bersama dengan mereka. Tetapi di suatu stasiun ternyata mereka turun dan meninggalkan kita dalam perjalanan selanjutnya.

Dengan cara yang sama, satu per satu orang naik dalam kereta api yang kita tumpangi. Mereka bisa saja saudara, pasangan, teman-teman atau orang lain yang pernah singgah dalam kehidupan kita. Duduk bersama kita atau memilih tempat duduk yang berbeda dengan kita. 

Selain naik, satu per satu dari mereka juga akan turun di stasiun yang mereka kehendaki. Bahkan ada juga penumpang yang harus turun begitu tiba-tiba, tanpa kita tahu. Saat kita menyadarinya, ternyata kursi mereka telah kosong.

Perjalanan dalam kereta api akan diwarnai berbagai hal. Bahagia, sedih, mimpi, harapan, pertemuan  dan juga perpisahan. Ada ilmu dan pengalaman baru. Akan ada banyak kesan yang didapatkan dari setiap penumpangnya. Hal ini sebagai sebuah gambaran untuk menjadi seseorang yang dapat memberikan kesan yang baik bagi setiap orang yang ditemuinya dalam hidup ini. Sampai suatu saat, ada waktunya bagi kita untuk meninggalkan kursi kita dan turun dari kereta api tersebut. 

Tiba-tiba, ada seseorang mencolek dirinya. Ia tersentak dan segera mengembalikan pikirannya ke dunia nyata. Seorang petugas menanyakan kartu identitas dan boarding pass miliknya. 

Hmm. Sepertinya perjalanannya dengan kereta api masih berlanjut. 

Comments

Popular Posts